Kangen Goyang Iwak Peyek

MALANG- Berposisi sebagai seorang gelandang nyatanya tak menghalangi seorang pemain terus menunjukkan eksplosifitasnya. Salah satunya adalah gelandang Arema, Arif Ariyanto. Sepanjang musim ini, pemain bernomor punggung sembilan ini telah mengoleksi lima gol. Tak ayal bila kini penggawa Singo Edan asal Sidoarjo tersebut menyandang predikat top skor tim.
Menariknya, lima gol yang dihasilkan pemain kelahiran 17 Juni 1985 itu dilesakkan ke gawang lima tim berbeda. Mulai dari Sriwijaya FC, PSPS Pekanbaru, Persib Bandung, Persisam Samarinda dan Mitra Kukar Tenggarong. Bahkan di empat pertandingan yang disebutkan terakhir, gol Arif mengantar skuadra Singo Edan memetik poin sempurna.
Sayang, ketajaman Arif yang dijuluki super sub karena selalu tampil menjadi penyelamat sekalipun masuk sebagai pemain pengganti itu tak terlihat di dua laga terakhir Arema dalam lanjutan Indonesia Super League (ISl) 2011-2012. Tepatnya saat tim menghadapi PSAP Sigli di Stadion Kuta Asan dan menantang PSMS Medan di Stadion Teladan.
Hal itu lantaran mantan pemain Persebaya Surabaya ini dibekap cedera engkel kaki kiri sehingga tak masuk dalam daftar rombongan tur Sumatera. Namun, kini kondisi Arif sudah semakin membaik. Pemain yang dikenal memiliki keistimewaan kaki kiri itu bahkan mengaku sudah siap tampil saat klub berlogo kepala singa menghadapi Persidafon Dafonsoro di Stadion Kanjuruhan besok sore.
“Alhamdulilah sudah oke. Tinggal bengkaknya saja, tapi tidak masalah. Saya sudah siap main,” serunya bersemangat. Cepat pulihnya kondisi pemain berusia 26 tahun ini tentu saja karena dirinya terus mendapat penanganan intensif dari tim medis Arema. Bersama pemain lain seperti Alain N’Kong dan Steven Hesketh yang juga tidak masuk rombongan tur Sumatera, cedera Arif ditangani oleh fisioterapis tim, Yanuar Ardy.
Satu hal lagi yang memotivasi Arif untuk segera kembali ke lapangan adalah rasa rindunya untuk bergoyang ‘Iwak Peyek’ di hadapan puluhan ribu Aremania. Goyang Iwak Peyek merupakan gaya selebrasi Arif tiap kali sukses menjebol gawang lawan. Dalam artian, Arif sudah kangen mencetak gol lagi. “Sudah kangen goyang Iwak Peyek nih,” tuturnya kepada Malang Post.
Ide selebrasi ala goyang Iwak Peyek sebenarnya lahir dari gagasan empat pemain, yaitu Khusnul Yuli, Agung Suprayogi, Ferry Aman Saragih dan Arif sendiri. “Dulu itu kesepakatan kami bersama. Ceritanya karena kami sama-sama suka lagu dangdut Iwak Peyek. Kebetulan setelah muncul ide itu, dari keempatnya saya duluan yang cetak gol,” bebernya lantas terkekeh. (tom/bua)

Penulis : mbok ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Kangen Goyang Iwak Peyek ini dipublish oleh mbok pada hari Kamis, 31 Mei 2012. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Kangen Goyang Iwak Peyek
 
Reaksi: 

0 komentar:

Poskan Komentar