Singo Edan Libas Deltras 3-1

KEPANJEN- Suharno sukses memperpanjang rekor impresifnya sebagai head coach Arema sejak resmi menakhodai klub berlogo kepala singa per 10 Mei lalu. Untuk kali keenam beruntun, skuadra Singo Edan sama sekali tak tersentuh kekalahan dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2011-2012 di bawah komando pelatih berlisensi A AFC tersebut.
Hal ini seiring keberhasilan tim pujaan Aremania melibas Deltras Sidoarjo dalam bentrok bertitel derby Jatim di Stadion Kanjuruhan sore kemarin. Skuadra Singo Edan mempecundangi tamu berjuluk The Lobster itu dengan skor 3-1 (1-0). Kemenangan ini otomatis melejitkan klub berlogo kepala singa ke posisi 11 klasemen sementara dengan koleksi 34 poin.
Menilik jalannya pertandingan yang disaksikan 31.830 penonton tersebut, semestinya Arema bisa menang dengan skor lebih besar. Pasalnya, Sunarto dkk memiliki seabrek peluang matang yang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol. Sayang, gawang Deltras yang dikawal Wahyudi hanya terkoyak tiga kali, yaitu lewat aksi Herman Dzumafo (27’), M Ridhuan (59’) dan Khusnul Yuli (89’).
Suharno menilai hal ini akan menjadi fokus pembenahan tim pelatih sebelum melakoni laga berikutnya. “Banyak peluang terbuang percuma karena memang pemain depan kurang tenang. Kami akui masih ada kekurangan dalam hal finishing touch. Tentunya, hal ini akan lebih kita perhatikan lagi selain tentunya masih ada kekurangan-kekurangan lain yang juga harus diperbaiki,” ujar head coach Arema itu dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.
Meski menang dengan skor lumayan, performa Singo Edan dinilai mengalami penurunan bila dibanding laga home terakhir lawan Persidafon Dafonsoro, 31 Mei lalu. Suharno tak menampik, cukup panjangnya masa jeda pertandingan membuat Dendi Santoso dkk kehilangan peak terbaiknya.
“Kenyataannya memang ada perubahan permainan. Anak-anak terlihat agak kaku setelah jeda yang cukup lama antara pertandingan terakhir. Kita sudah siasati dengan uji coba, namun tetap saja masih ada rasa canggung,” beber der trainer yang sebelumnya sempat mengarsiteki Singo Edan di era Ligina III tersebut.
Terlepas dari kekurangan yang ada, Suharno menekankan bahwa tambahan poin sempurna kali ini cukup membuatnya lega. Setidaknya tiga angka bakal menjadi modal berharga bagi Arema jelang menantang favorit juara musim ini, Sriwijaya FC, Sabtu (16/6) mendatang.
“Apapun hasil permainan tadi (kemarin, Red), yang penting buat saya adalah poin. Saya tidak melihat bagus atau tidaknya permainan, karena yang kita buru adalah kemenangan. Semoga ini menjadi modal bagus untuk pertandingan selanjutnya. Namun saya tekankan kepada para pemain untuk tidak cepat merasa puas dulu,” imbuh pelatih kelahiran Klaten itu.
Sementara itu, pelatih Deltras, Blitz Tarigan tampak legawa dengan kekalahan yang baru saja diderita skuad besutannya. Pelatih yang menggantikan posisi Jorge Pieter Steinebrunner itu menilai Arema layak memenangkan derby Jatim kali ini karena memang bermain lebih baik.
“Saya bangga dengan pemain-pemain saya. Mereka tidak canggung dengan nama besar Arema dan tidak nervous menghadapi pemain-pemain Arema. Arema layak menang karena memang main bagus. Mereka bisa membongkar lini belakang kami. Proses ketiga golnya juga bagus-bagus,” pujinya dengan besar hati.
Namun satu hal yang disesalkan Blitz adalah keputusan wasit yang hanya mengganjar penjaga gawang Ahmad Kurniawan dengan kartu kuning setelah melanggar keras Maulana serta sempat menanduk sang pengadil. “Kalau kita lihat di pertandingan Piala Eropa kemarin, aksi melanggar seperti itu saja sudah dikenai kartu merah. Mungkin pemain saya merasa sudah sepatutnya mereka melawan 10 orang, namun nyatanya tidak. Mental mereka jadi down lagi,” sesalnya lirih. (tom/bua)

Penulis : mbok ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Singo Edan Libas Deltras 3-1 ini dipublish oleh mbok pada hari Rabu, 13 Juni 2012. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Singo Edan Libas Deltras 3-1
 
Reaksi: 

0 komentar:

Poskan Komentar