Bantai Persidafon 4-0, Arema Naik Tiga Strip

KEPANJEN-Arema terus menjaga tren positifnya. Usai raih dua poin dari dua laga tandangnya, Singo Edan raih kemenangan meyakinkan saat sukses membantai tamunya, Persidafon Dafonsoro 4-0 (2-0) dalam pertandingan lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2011-2012 di Stadion Kanjuruhan, sore kemarin.
Empat gol klub berlogo kepala singa dikreasi oleh Ferry Aman Saragih (17'), Dzumafo Herman Epandi (37'), Johan Ahmad Alfarizi (74') dan Dicky Firasat (89'). Kemenangan empat gol tanpa balas tersebut otomatis melejitkan Arema ke posisi 12 klasemen sementara dengan koleksi 31 poin, atau naik tiga strip dari posisi 15.
    Tambahan tiga angka ini sekaligus membuat Singo Edan menggusur Persidafon yang baru mengemas 30 poin. Meski terhitung masih di papan bawah, posisi Arema kini relatif semakin aman dari jeratan degradasi. Setidaknya sudah terpaut tujuh poin dengan posisi juru kunci, PSAP Sigli yang mengemas 24 poin.
Pada pertandingan yang disaksikan 15.797 penonton tersebut, ancaman pertama tuan rumah ke gawang lawan lahir lewat aksi Herman Dzumafo di menit ke-4. Sayang tembakan el capitano Singo Edan itu masih bisa ditangkap oleh kiper Persidafon, Selsiuz Gebze. Sedangkan berselang tak sampai semenit kemudian, serangan balik Gabus Sentani (julukan Persidafon) giliran mengancam gawang Arema yang dikawal Ahmad Kurniawan. Namun tendangan Ferinando Pahabol bisa dijinakkan dengan mudah oleh kiper yang akrab disapa AK itu.
Singo Edan kembali membuat pertahanan Persidafon ketar ketir di menit ke-10. Berawal dari pergerakan Ferry Aman Saragih dari sisi kanan pertahanan lawan, pemain berusia 24 tahun itu mengirim umpan pendek kepada Alfarizi yang berlari di belakangnya. Tanpa ancang-ancang Farizi langsung melepaskan crossing ke muka gawang dimana Sunarto langsung menyambut umpan dengan tandukannya. Sayang bola sundulan striker berusia 22 tahun itu melebar tipis di samping kanan gawang Selsius.
Terus digempur, gawang Persidafon akhirnya jebol juga di menit ke-17. Sundulan Ferry Aman Saragih alias FAS sukses mengoyak gawang Gabus Sentani sekaligus membuka pesta kemenangan Singo Edan sore itu. Seantero Stadion Kanjuruhan pun langsung bergemuruh menyambut gol pemain bernomor punggung 19 tersebut.
Diawali pergerakan Sunarto yang menyisir sisi kanan pertahanan tim tamu, tanpa pengawalan berarti pemilik nomor punggung 78 itu langsung mengirim umpan lambung kepada FAS yang berdiri bebas di mulut gawang. Bola tandukan gelandang berdarah Batak itu menyusur ke sudut tiang jauh tanpa mampu dijangkau lagi oleh Selsius Gebze.
Leading 1-0 membuat anak-anak Singo Edan semakin agresif untuk memperbesar keunggulan. Namun cukup banyak peluang gagal dikonversi menjadi gol kedua. Setidaknya, setelah hampir 20 menit membombardir pertahanan Persidafon, barulah pada menit ke-37 Arema mampu menggandakan skor menjadi 2-0 berkat gol Dzumafo memanfaatkan umpan koleganya asal Kamerun, Seme Pierre Patrick.
Berawal dari tendangan sudut di sisi kanan pertahanan Persidafon yang diambil oleh Alfarizi, tendangan alumni Akademi Arema itu meluncur jauh melewati muka gawang. Namun Seme masih berusaha mengejar bola liar tersebut dan lantas mengopernya dengan bola lambung tepat ke mulut gawang Persidafon. Umpan matang itupun tak disia-siakan oleh Dzumafo yang lantas menyambar bola dengan tendangan voli. Bola meluncur deras tanpa mampu dibendung lagi sehingga memaksa Selsius memungut bola dari jala gawangnya untuk kali kedua sore itu. Kedudukan 2-0 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga masa jeda turun minum.
Pasca rehat, kedua tim melakukan sejumlah rotasi. Untuk menambah daya dobrak demi mengejar ketertinggalan, kubu Persidafon memasukkan tukang gedor andalannya, Patrich Wanggai untuk menggantikan Lukas Rumkambu. Sedangkan Arema menarik keluar winger asal Singapura, M Ridhuan yang digantikan Arif Ariyanto. Ini merupakan pergantian kedua Singo Edan setelah sebelumnya di babak pertama Dendi Santoso masuk menggantikan Alain N'Kong yang mengalami cedera.
Belum 10 menit babak kedua digulirkan, dua kali tuan rumah kembali mengancam gawang Gabus Sentani. Singo Edan nyaris memperbesar keunggulan di menit ke-51 andai Sunarto lebih tenang saat melakoni duel satu lawan satu dengan Selsius. Sayang, striker asal Pakis itu kurang tenang dan justru bertubrukan dengan penjaga gawang Persidafon tersebut. Dua menit berselang, giliran Arif yang nyaris mengoyak jala gawang lawan. Namun tembakan pemain asal Sidoarjo itu melebar tipis di samping kiri gawang Persidafon.
Masuknnya Patrich Wanggai berdampak positif pada lini depan Persidafon. Setidaknya, mereka mampu menciptakan lebih banyak ancaman ke gawang Singo Edan. Peluang terbaik dikreasi bomber timnas itu pada menit ke-64. Memenangkan duel melewati Seme dan Johan Ibo, Patrich langsung melepaskan tembakan keras. Beruntung AK tampil sigap melakukan penyelamatan dan menangkap bola tersebut dengan sempurna dalam dekapannya.
Seantero Stadion Kanjuruhan kembali membahana saat laga menginjak menit ke-74. Lolos dari jebakan offside, Dzumafo yang menerima umpan dari Johan Ibo lantas melakukan sprint duel dengan para pemain belakang Persidafon. Akhirnya pemain bernomor punggung 99 itu tinggal berhadapan dengan kiper. Bukannya langsung menyontek bola, kapten Arema itu malah menyodorkan bola kepada Alfarizi yang berlari di belakangnya.
Tanpa kesulitan bek sayap Singo Edan itu lantas meneruskan bola melewati garis gawang yang sudah tak terkawal. 3-0 untuk Arema. Gol ini sempat menuai reaksi keras dari para pemain belakang Persidafon, utamanya defender impor Marcelo Cirelli. Namun wasit Ahmad Suparman tetap mengesahkan gol ketiga tuan rumah karena menilai gol itu murni tidak offside.
Sekalipun sudah leading empat gol, skuad besutan Suharno sama sekali tidak menyurutkan tensi serangan. Para penggawa Singo Edan tak henti menggempur pertahanan Persidafon yang dikomando bek kawakan, Bejo Sugiyantoro. Beberapa kali peluang emas diciptakan tuan rumah, diantaranya melalui Arif Ariyanto, Johan Ibo hingga Dendi Santoso, namun tak ada tambahan gol tercipta hingga wasit Ahmad Suparman meniup peluit panjang tanda bubaran. (tom/bua)
 

Penulis : mbok ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Bantai Persidafon 4-0, Arema Naik Tiga Strip ini dipublish oleh mbok pada hari Jumat, 01 Juni 2012. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Bantai Persidafon 4-0, Arema Naik Tiga Strip
 
Reaksi: 

0 komentar:

Poskan Komentar