Menanti Izin Derby Jatim

MALANG- Meski hingga sore kemarin belum juga mengantongi izin keamanan dari kepolisian sebagai salah satu syarat untuk menggelar pertandingan home, Panpel Arema tampak tetap optimis. Kubu Singo Edan yakin pihak kepolisian akan sangat memahami situasi dan menerima jaminan dari panpel bahwa derby Jatim kontra Persegres Gresik United di Stadion Kanjuruhan besok malam akan berlangsung tertib.
Harapannya, paling tidak hari ini pihak kepolisian sudah menurunkan izin untuk partai kandang terakhir Arema di Indonesia Super League (ISL) 2011-2012 tersebut. “Mohon doanya. Kami serahkan surat pernyataan dan mohon agar semua berkomitmen untuk tertib berlalu lintas. Semoga ini menjadi kado untuk laga terakhir Arema dan kado menyambut HUT Bhayangkara dari Aremania. Mari kita birukan Kanjuruhan namun tetap tertib di jalan,” terang manajer media officer Arema, Sudarmaji kepada Malang Post.
Pihak Panpel Arema sendiri kemarin sudah melayangkan surat pernyataan bermaterai yang ditandatangani Ketua Panpel Abdul Haris. Intinya, panpel akan berupaya keras membantu tugas kepolisan dalam menciptakan kondisi tertib berlalu lintas, utamanya dalam menertibkan penggunaan tongkat bendera atau benda yang berpotensi mengganggu kemanan masyarakat. Bersamaan surat tersebut juga ada pernyataan sikap dari perwakilan 30 korwil Aremania se-Malang Raya yang senada dengan panpel.
Tak kunjung turunnya izin keamanan dari pihak kepolisin merupaka imbas aksi tak simpatik yang dilakukan oknum-oknum suporter yang tidak bertanggung jawab usai laga Arema kontra Persiba Balikpapan, 24 Juni lalu. Mereka mengganggu bahkan membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya karena mengayun-ayunkan tongkat yang seharusnya hanya digunakan di dalam stadion. Ulah tersebut memancing reaksi keras dari jajaran Polda Jatim.
Namun sebagai bentuk optimisme laga bisa tetap digelar sesuai rencana, pihak Panpel Arema sudah berancang-ancang menambah kuota penonton. Bila normalnya Stadion Kanjuruhan berkapasitas 32 ribu penonton, panpel bersiap membuat daya tampung stadion di pusat Kepanjen itu menjadi lebih besar yaitu 36  ribu.
Panpel menyadari sebagai laga kandang terakhir musim ini, derby Jatim Singo Edan kontra Laskar Joko Samudro (julukan Persegres) besok malam berpotensi menyedot penonton dalam jumlah besar melebihi rekor penonton home sepanjang musim ini. “Panpel akan tambah kuota setidaknya menjadi 36 ribu. Semata demi memenuhi tingginya animo penonton,” beber Darmaji.
Pasalnya, pertandingan besok tidak hanya dibanjiri Aremania dan Aremanita serta penikmat bola Malang Raya saja. Panpel memperoleh informasi bila suporter lawan yaitu Ultras Mania bersiap ngluruk ke Stadion Kanjuruhan. “Kita siap tampung 300 Ultras Mania. Tapi tidak menutup kemungkinan bisa sampai 500 atau lebih,” lanjut pria asal Banyuwangi ini.
Mengakali hal ini, panpel rencananya akan membuat barikade besi di sisi utara dan selatan stadion yang nantinya bisa dimanfaatkan sebagai tribun berdiri. “Jadi tidak masuk sentleban. Tapi di bawah tribun dan penonton berdiri. Kita buat pembatas agar tidak masuk lapangan namun tetap bisa menyaksikan pertandingan,” urai Darmaji. (tom/bua) Semoga bermanfaat
Follow twitter saya ya (https://twitter.com/#!/mbokvanbergas), ntar saya follow back
kenyit


Penulis : mbok ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Menanti Izin Derby Jatim ini dipublish oleh mbok pada hari Sabtu, 30 Juni 2012. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Menanti Izin Derby Jatim
 
Reaksi: 

0 komentar:

Poskan Komentar