Fokus Tiga Point

Pemain Anggap Persoalan Gaji Sudah Clear
MALANG- Pasca digoyang ancaman mogok latihan Selasa (26/6) lalu, tak butuh lama bagi skuadra Singo Edan untuk mengembalikan situasi menjadi kondusif. Seperti terlihat dalam sesi latihan di Lapangan Family Club Araya pagi kemarin, Alain N’Kong dkk tampak antusias melahap seluruh porsi latihan yang dipimpin head coach Suharno dengan dibantu trio asisten pelatih, Joko Susilo, Kuncoro dan Khoiful Ajid serta pelatih kiper Dwi Sasmianto.
Latihan dimulai tepat waktu, berjalan normal dan tak jarang diselingi joke-joke segar seperti biasa. Tak sedikitpun terlihat bahwa sehari sebelumnya, M Ridhuan dkk nyaris mogok latihan karena alasan keterlambatan gaji.
Para pemain tampaknya sadar akan tanggungjawab mereka karena kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2011-2012 tinggal menyisakan dua laga terakhir dan Arema butuh poin maksimal.
Tepatnya pada dua pertandingan pamungkas yang sama-sama bertitel derby Jatim tersebut, yaitu menghadapi Persegres Gresik United (30/6) dan Persela Lamongan (11/7). Sabtu (30/6) lusa, Singo Edan bakal menjamu Laskar Joko Samudro (julukan Persegres) di Stadion Kanjuruhan.
“Menurut saya semuanya sudah clear. Kami pemain profesional dan tahu apa yang harus dilakukan saat menghadapi situasi seperti ini. Kami sadar bahwa tim akan menghadapi pertandingan penting. Wajib ambil poin penuh di pertandingan kandang terakhir,” ujar kapten Arema, Herman Dzumafo kepada Malang Post.
Terkait problem gaji yang kabarnya baru dibayarkan 25 persen dari kewajiban bulan Mei agaknya juga sudah dikomunikasikan dengan baik oleh manajemen. “Manajemen sudah memahami dan mengkomunikasikan hal tersebut sejak awal. Mungkin karena memang pemain tidak sabar saja. Sekarang semuanya sudah tidak ada masalah,” tandas legiun impor asal Kamerun itu kemarin.
Dzumafo juga menuturkan bahwa timnya harus benar-benar mematangkan persiapan jelang derby Jatim akhir pekan ini. Pasalnya Persegres tidak boleh diremehkan sekalipun belum pernah menang di enam laga beruntun.
“Persegres sekarang walaupun sering kalah, tapi sebenarnya tim kuat. Mereka berpotensi bagus. Tapi kita tidak pikirkan kekuatan atau kelemahan mereka. Lebih baik fokus ke tim sendiri. Kita saling tekankan diri sendiri bahwa tetap perlu kerja keras menghadapi Persegres,” seru bomber yang sudah menyumbang enam gol buat klub berlogo kepala singa itu.
Tekad kuat ini disambut positif oleh tim pelatih yang dikomandani head coach Suharno. Menurut der trainer berlisensi A AFC itu, suasana kondusif menjadi modal penting timnya untuk memetik kemenangan di laga home terakhir musim ini. “Walaupun kemarin sempat ada trouble, tapi bisa diatasi manajemen dan seluruh pemain bisa memahami pentingnya latihan jelang menghadapi Persegres,” urainya dengan nada antusias. (tom/bua) Semoga bermanfaat
Follow twitter saya ya (https://twitter.com/#!/mbokvanbergas), ntar saya follow back
kenyit


Penulis : mbok ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Fokus Tiga Point ini dipublish oleh mbok pada hari Sabtu, 30 Juni 2012. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Fokus Tiga Point
 
Reaksi: 

0 komentar:

Poskan Komentar