kenapa penis bebek kayak spiral?

Anda sekalian ingin tau kan kenapa penisnya bebek melingkar-lingkar kayak spiral (bagi yang udah pernah liat bebek kawin). Ups, sorry kalo artikel kali ini agak vulgar. Begini ceritanya : Anda pasti tau, dulu ada perintah untuk membuat bahtera dan mengumpulkan hewan sepasang - sepasang tuh. Langsung deh.., Pada waktu sudah naik seluruh hewan ke bahtera dan datanglah hujan dan banjir 40 hari 40 malam, ternyata karena suasana dingin dan mendukung si Kelinci bikin ulah malah produksi anak banyak-banyak, padahal stok makanan terbatas, dan untuk mengantisipasi hal ini seorang pengawas ditugasi mengawasi hewan - hewan di Bahtera.

Pengawas tersebut mengambil kebijakan mengumpulkan seluruh penis hewan yang ada dan dimasukkan kedalam peti, maka selamatlah perjalanan ditengah banjir tersebut. Ketika banjir surut para hewan yang mau keluar bahtera pada demo nuntut Penisnya dikembalikan, celakanya si oknum pengawas tadi lupa ngasih label Penis itu punya siapa-siapa saja, padahal kan jenis hewankan buanyak banget.

Maka untuk mengantisipasi hal ini, si oknum tadi melemparkan penis - penis tersebut sejauh-jauhnya, maka terjadilah rush memperebutkan penis - penis tersebut.

Si Kuda karena larinya kencang bisa dapet yang gede (liat aja punya kuda.. hehe..)
Si Bebek karena jalannya geal-geol kayak gitu dapet yang udah kena injek-injek hewan lain. Itulah asal mula kenapa punya sibebek kayak gitu.

Tapi Kasihan si semut saking kecilnya punya dia, ga ketemu-ketemu sampe sekarang. Makanya kalo diperhatiin semut yang berbaris di dinding apabila bertemu temennya [asti berhenti sejenak dan inilah percakapan antara para semut tersebut. "UDAH KETEMU BELUM...?"

Penulis : mbok ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel kenapa penis bebek kayak spiral? ini dipublish oleh mbok pada hari Rabu, 15 Desember 2010. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan kenapa penis bebek kayak spiral?
 
Reaksi: 

0 komentar:

Poskan Komentar